Minggu, 26 Agustus 2012

SEGALA BERKAT MENGELILINGI ORANG PERCAYA

oleh Bao Panigoran pada 24 Mei 2011 pukul 23:54
https://www.facebook.com/notes/bao-panigoran/segala-berkat-mengelilingi-orang-percaya/10150187068023458

Skrg ini, kemanapun kita pergi, ke kamar, ke dapur, ke halaman, bahkan ke bawah jembatan, kita selalu dikelilingi sinyal handphone. Udara di sekeliling kita sudah dipenuhi olehnya, itu fakta, meski mata kita tdk melihat.

Demikianlah setiap org percaya di dlm Yesus telah dikelilingi oleh segala berkat, apakah itu kecukupan, kesembuhan, kedamaian, sukacita, kerukunan, kuasa ilahi, kelepasan dan keselamatan.

Persoalannya, apakah kita memiliki "ponsel" utk menangkap semua itu, yaitu iman dan kekudusan kita.

BAGAIMANA MENGASIHI MUSUH

oleh Bao Panigoran pada 19 Mei 2011 pukul 23:46
https://www.facebook.com/notes/bao-panigoran/bagaimana-mengasihi-musuh/10150182420858458

Yesus memerintahkan kita, anak-anakNya, untuk mengasihi musuh dan berdoa bagi mereka.

Bagi banyak orang non kristen, ajaran ini dianggap sebagai salah satu ajaran kristen yang paling tidak masuk akal.

Bahkan bnyk jg org kristen yg tdk mengerti dg ayat ini. 

Semua itu berasal dari kedegilan hati.Tetapi setiap org yg memiliki Roh Kudus akan dg sngt mudah mengerti dan dpt mengerjakannya.

Mengasihi musuh artinya TIDAK MEMUSUHI org itu dan tdk menjadikannya musuh meski dia memusuhimu.

Dan itu dpt dikerjakan

Dunia Semakin Kotor dan Cabul...

oleh Bao Panigoran pada 13 Mei 2011 pukul 14:32
https://www.facebook.com/notes/bao-panigoran/dunia-semakin-kotor-dan-cabul/10150176494783458


Dunia ini semakin kotor dan cabul...

Kemana kaki melangkah, baik ke desa maupun ke kota, yang tampak adalah generasi yang makin sepele pada orang tuanya, makin remeh pada TUHAN, dipenuhi obrolan dan canda-canda cabul, niat-niat dan rencana kotor, penghiatan-penghianatan, perselingkuhan-perselingkuhan yang ditunjang  kemajuan teknologi, pemakaian narkotika dan rupa-rupa candu lainnya, banyaknya berita mengenai prilaku-prilaku seks menyimpang yang menjijikkan, permintaan jasa dukun yang makin besar, kebebasan ekspresi seksual baik dalam gaya berbusana maupun bergaul, merosotnya sopan santun, membesarnya keakuan dan egosentrisme, praktek-praktek spiritisme yang makin marak berkedok hiburan atau permainan, makin kosongnya bangku-bangku gereja di tengah jumlah penduduk yang makin padat, makin lenyapnya pengaruh gereja di tengah-tengah keluarga kristen, makin besarnya minat hamba-hamba Tuhan terhadap kekayaan dan kenikmatan dunia, dan makin banyaknya ajaran-ajaran sesat di tengah gereja...

Apakah bala laskar kerajaan iblis yang semakin berhasil menghancurkan umat Allah, ataukah kita sendiri yang telah dibutakan oleh-rupa-rupa keinginan daging dan menganggap semuanya baik-baik saja..?

Apapun itu, segala nubuatan Alkitab mengenai tanda-tanda kedatangan Yesus kedua kali sudah semakin genap.

Datanglah segera o, TUHAN YESUS

MENJADI KEPALA DAN BUKAN EKOR

oleh Bao Panigoran pada 6 Mei 2011 pukul 16:38
https://www.facebook.com/notes/bao-panigoran/menjadi-kepala-dan-bukan-ekor/10150170346673458


Untuk menjadi terang, kita tidak harus selalu menjadi yang paling unggul di setiap tempat atau lingkungan dimana kita berada.

Sebab seringkali lingkungan-lingkungan itu melakukan penilaian bukan atas kehidupan kerohanian, tapi berdasarkan ukuran-ukuran sosial dunia yang dianutnya sendiri.

Jadi jika anda tidak menjadi yang terbaik di suatu tempat, anda janganlah kiranya merasa terintimidasi atau terhakimi oleh perasaan anda sendiri, seolah-olah anda tidak benar anak Allah.

Anda tidak harus menjadi bintang di dunia ini untuk membuktikan bahwa anda anak Allah.Banyak dari antara kita terjebak dalam pemahaman yang sempit mengenai firman yang berkata bahwa kita "ditentukan untuk menjadi kepala, bukan ekor". Kepala disini seringkali diterjemahkan sebagai “posisi yang terbaik dari semua”, menurut kacamata sosial. Artinya, kita mengartikan firman tersebut berdasarkan jumlah penghasilan, harta kekayaan, kemegahan materi, pangkat dan jabatan, penghormatan sosial, popularitas, serta ukuran-ukuran sosial lainnya.

Sehari-hari, seringkali kita dengan begitu saja menganggap "dia sangat diberkati Tuhan" ketika mengomentari seseorang yang baru saja dipromosikan menduduki jabatan yang basah. Mereka yang memperoleh kekayaan besar dari bisnisnya, kita juga dengan mudah menamainya "sangat diberkati Tuhan."

Bukankah dengan berkata demikian kita seolah-olah berkata pula bahwa orang yang sejak dulu tidak pernah naik jabatan atau orang-orang ekonomi sederhana berarti dikutuk Tuhan, atau halusnya, tidak diberkati Tuhan?

Benarkah demikian?
Kenyataannya saya mengenal cukup banyak orang dipromosikan menduduki tempat yang basah karena uang suap, sogok, nepotisme, atau karena ia sanggup menjadi mesin ATM kelak bagi pimpinannya dengan melakukan korupsi. Sebaliknya, saya pernah mengenal seorang pejabat, yang karena menolak memberi "setoran rutin" bagi big bossnya, akhirnya dipecat dari jabatannya dan menjadi non job rendahan sampai usia pengsiunnya. Menurut ukuran sosial, dari kepala dia sudah menjadi ekor.....

Juga banyak di tengah-tengah masyarakat kita yang diketahui menjadi kaya karena korupsi, menipu, membobol bank, menggelapkan uang negara, dan sumber-sumber kotor lainnya. Dan sepertinya, atau jangan-jangan, banyak di antara mereka juga sekalian menjadi jemaat-jemaat penting di dalam gereja kita. Apakah mereka ini benar kaya karena diberkati Tuhan? Mereka inikah yang telah menggenapi janji Tuhan yang berkata menjadi kepala dan bukan ekor..?

Sebaliknya, suatu waktu ada seorang member kita bersaksi bahwa ia terancam dipecat dari jabatannya di dalam sebuah proyek besar, karena menolak membuat laporan palsu, sebab proyek tersebut memang penuh dengan korupsi dan mark up. Dan saya meneguhkan hatinya untuk bertahan dengan kebenaran Kristus yang ada padanya, meskipun ia dan saya sama-sama tahu hal itu bukan saja berarti ia akan kehilangan kesempatan memperoleh bagian uang dalam jumlah besar , (mungkin dalam hitungan ratusan juta rupiah), kehilangan jabatan dan status sosial lainnya, tapi juga mungkin akan memperoleh intimidasi, teror dan ancaman-ancaman fisik lainnya.

Saudaraku dalam Kristus Yesus...Jika kita masih saja menerjemahkan firman yang berkata "ditentukan menjadi kepala dan bukan ekor" tersebut dengan ukuran-ukuran dunia seperti itu, tanpa sadar jangan-jangan kita akan menjadi tersesat, pengejar dunia, sementara kita menganggap sedang mengerjakan firman TUHAN.

Pengertian “menjadi kepala” sebagaimana yang Tuhan maksudkan bukanlah harus berarti berkaitan dengan jabatan struktural dan jumlah penghasilan. Menjadi kepala artinya “memberi pengaruh”, dan menjadi ekor artinya “orang yang dipengaruhi”.

Tidak peduli apakah anda direktur atau hanya office boy di kantor anda, tapi jika keberadaan anda memberi pengaruh kepada teman kerja atau bahkan seisi kantor anda, anda telah menjadi kepala dan bukan ekor.

Dan pengaruh yang harus kita berikan itu ialah pengaruh yang baik, baik lewat sikap-sikap kita, sopan santun kita, kelemahlembutan dan kehangatan kepribadian kita, serta kerendahan hati kita. Pastikanlah bahwa jika ada teman sekantor anda yang dendam pada teman yang lain atau kepada pimpinan, ketika dia selesai curhat dengan anda, ia telah menjadi lega dan mampu mengampuni. Berilah nasehat, teguhkanlah yang patah semangat, yakinkanlah yang kehilangan kepercayaan diri, pulihkanlah pertikaian, perdamaikanlah perselisihan, bukan hanya atas orang-orang yang selevel dengan anda, tapi dapat juga anda lakukan pada kalangan yang lebih tinggi. Jika anda dapat memberi pengaruh sedemikian, meskipun jabatan anda tidak naik-naik dan tetap di bawah, anda telah berhasil menjadi kepala, dan mereka yang terpengaruh tersebut, sesungguhnya secara rohani dapat disebut telah menjadi “ekor” bagi anda, atau dalam bahasa yang lebih halus, menjadi pengikut anda.

Barangsiapa mengikuti kata-kata seseorang, sesungguhnya ia telah menjadi pengikut orang itu. Barangsiapa tidak mengikuti kata-kata seseorang, meskipun ia diberi label pengikut, ia bukanlah pengikut orang itu.

Demikianlah anak-anak Allah ditentukan menjadi kepala di setiap tempat dan lingkungan yang dimasukinya. Sebab di dalam mereka ada Roh Kebenaran yang lemah lembut dan rendah hati, yang jika mereka tunduk terhadapNya, mereka akan menghasilkan buah. Dan buah yang baik itu akan memberi kekuatan baru bagi setiap orang yang memakannya, yaitu orang-orang menerima kata-katanya.Selain menjadi kepala, kita juga ditentukan untuk menjadi imam. Sebagai seorang imam, anda adalah orang yang membawa semua teman-teman kantor anda ke hadapan TUHAN. Artinya, berdoalah bagi mereka. Berdoalah bagi setiap perkumpulan atau lingkungan dimana anda berada.

Berdoalah bagi tetangga-tetangga anda. Berdoalah bagi rekan-rekan satu korps anda. Berdoalah bagi teman-teman anda. Sebab anda adalah imam bagi mereka. Mengapa anda menjadi imam bagi mereka? Tentu saja karena mereka barangkali tidak mengenal TUHAN yang benar, Yesus Kristus.

Di lingkungan tetangga, rumah tangga saya adalah satu-satunya kristen, juga yang paling muda. Jadi sehari-hari, saya tidak terlalu dianggap, serta kurang diperhitungkan. Itu tidak menjadi masalah bagi saya, sebab saya sadar, bagi mereka semua, saya adalah imam. Dari kamar doa saya, saya selalu mengarahkan tangan memberkati seluruh tetangga saya. Yesus berkata bahwa apa yang saya lepas di bumi akan terlepas di sorga. Maka saya melepaskan bagi mereka berkat ekonomi, damai sejahtera, kerukunan rumah tangga, kesopan-santunan, keramahan, kebaikan, kelemahlembutan, serta kerinduan akan Kebenaran, yang daripada Bapa.

Apakah ada hasilnya?
Puji Tuhan, di lingkungan tetangga saya yang muslim itu, yang dulu dikenal sebagai lingkungan yang sangat kasar, fanatik dan tukang bertengkar satu sama lain, sejak kami tinggal di tengah mereka, mereka belum pernah saya dengar bertengkar. Memang tetangga persis depan rumah kami sempat masih suka ribut, kakak adik yang sudah sama-sama menikah saling memaki, mengutuk, bahkan kadang di tengah malam kejar-kejaran bawa balok kayu seperti kesetanan. Tetapi saya berdoa untuk mereka. Saya memohon Yesus untuk meniupkan atmosfir kesejukan dan perdamaian ke rumah itu, setiap malam. Puji Tuhan, sudah setengah tahun ini mereka tak pernah lagi ribut besar seperti dulu. Yesus lah yang melakukan semua itu, bukan saya, sebab saya berdoa dan meminta kepada Yesus.

Demikianlah tugas kita sebagai imam di dunia ini. Kita harus membawa dalam doa setiap lingkungan dimana kita tergabung, -apakah itu lingkungan rumah, desa, kota, negara, organisasi, gereja, perkumpulan, STM, kantor, dan sebagainya- di dalam iman yang percaya teguh bahwa antara kita dan Bapa ada hubungan yang tak terpisahkan, anak dan Ayah. Bahkan kita juga harus berdoa agar jiwa-jiwa itu dilanda rasa haus untuk mengenal Tuhan yang benar, Yesus Kristus. Doa seperti ini akan memudahkan penginjilan.

Saudaraku..
Menjadi kepala adalah tugas kita, dengan memberi pengaruh yang baik seturut dengan buah-buah Roh yang keluar dari dalam diri kita. Maka milikilah karakter-karakter Yesus.

Menjadi imam adalah juga tugas kita, dengan memohonkan kebaikan bagi orang lain. Milikilah kerendahan hati, kerelaan dan penyangkalan diri, agar anda dapat melakukannya.

Dalam mengerjakan semua itu, jangan harapkan apa-apa dari manusia, sekedar penghormatan bahkan sekedar mereka tahu sekalipun bahwa anda mendoakan mereka diam-diam, sebab Bapa menilik hati kita. Lakukanlah dengan kesadaran penuh bahwa anda telah memiliki jauh lebih besar daripada yang dapat diberikan manusia dan dunia ini sehingga anda tidak mengingkan apa-apa lagi. Lakukanlah dengan kesadaran bahwa anda ini anak Allah dan karenanya anda tidak lagi berasal dari dunia melainkan hanya seorang perantau dan pendatang yang bertugas untuk memberkati setiap negeri dimana anda tinggal.

Yakinlah pada janji Bapa. Yakinlah bahwa anda ini berharga di mata Allah. Yakinlah bahwa apa yang kau ikat di bumi, terikat di surga, dan apa yang kau lepas di bumi, terlepas di surga. Yakinlah bahwa Yesus tidak akan pernah berbohong kepadamu. Yakinlah bahwa tidak satu pun janji Tuhan itu yang gombal, melainkan ya dan amen.

Dan milikilah kasih Allah, kasih yang memenuhi dan menyesaki dadanya Yesus, akan semua orang, tanpa memandang rupa. Jadilah kepala dan bukan ekor, dan jadilah imam yang tanpa mengharapkan balasan apa-apa dari orang yang anda doakan. Tapi karena kecintaan anda akan Yesus Kristus, Rajamu yang amat baik itu.

Haleluyah!



Yesus Bisa, Kita pun Bisa

oleh Bao Panigoran pada 5 Mei 2011 pukul 18:00
https://www.facebook.com/notes/bao-panigoran/yesus-bisa-kita-pun-bisa/10150169584993458


Sebelum dipermuliakan kembali sejak kebangkitanNya, Yesus pernah menjadi makhluk manusia biasa seperti kita. Apa yang kita rasakan sebagai manusia, pernah Yesus rasakan. Sebagaimana iblis menggodai dan mencobai kita, begitu juga iblis pernah melakukan hal yang sama terhadap Yesus.

Jadi Yesus sangat mengerti apa yang menjadi persoalanmu hari ini. Ia sangat sangat mengerti kesulitan-kesulitan yang engkau hadapi di dunia ini.

Tetapi Yesus membuktikan bahwa dengan menyangkal diriNya setiap saat, Ia berhasil mengerjakan seluruh panggilanNya.

Ia membuktikan bahwa dengan mengarahkan hatiNya hanya untuk Bapa, Ia kuat menanggung segala beban persoalan.

Ia membuktikan dengan mensyukuri segala sesuatu dalam hidupNya, meskipun secara kenyataan Ia sangat miskin dan berkekurangan, Ia tidak pernah mengeluh.

Yesus membuktikan bahwa kita bisa menjadi anak Allah yang kuat dan berkemenangan, apapun keadaan kita hari ini.

Hari ini Yesus berkata: "Tirulah Aku, maka engkau akan sampai kepada Bapaku dan dipermuliakan"

PENGANIAYAAN DI DEPAN MATA

oleh Bao Panigoran pada 5 Maret 2011 pukul 12:25
https://www.facebook.com/notes/bao-panigoran/penganiayaan-di-depan-mata/10150101226748458


Shalom...
Saudaraku dalam  Yesus Kristus,
kali ini saya mau berbicara sesuatu yang berbeda, bukan sebuah renungan rohani, tapi dapat disebut diskusi Alkitab, dimana kita dapat saja memiliki pendapat yang berbeda.

Mungkin sebagian anda akan menganggap ini berita buruk yang melemahkan dan tidak bermanfaat. Tapi saya percaya saudara perlu tahu hal ini dan berharap dapat mengambil tanggapan yang berbuah baik bagi kerohanian anda.

Mengenai penganiayaan di akhir zaman...

Umumnya  selama ini, kita hanya mendengar penganiayaan yang  akan terjadi di masa Antikristus selama 3,5 tahun kelak. Dan terhadap itu, kita biasanya tenang-tenang saja, sebab kita telah mendengar dari banyak pengkhotbah, atau membaca dari buku rohani bahkan Alkitab sendiri, bahwa sebelum penganiayaan itu terjadi, kita sudah lebih dulu diangkat ke awam-awan permai, menyongsong kedatangan Raja kita Yesus Kristus di angkasa. Jadi kita biasanya tidak takut. Setahu kita, kita bukan bagian dari masyarakat yang teraniaya itu. Kita aman!

Tetapi sebenarnya, ada yang kita lupakan, dan inilah yang ingin saya ingatkan kepada kita semua.

Pertama, sebenarnya kemunculan Antikristus itu nantinya akan diawali suasana yang kacau balau dan gelap yang meliputi dunia.  Dalam agenda rahasia konspirasi NWO (New World Order) yang disusun sejak ratusan tahun silam, kemunculan Antikristus –yang mereka sebut Raja Agung Kita Mesias Israel-akan dijembatani oleh apa yang mereka sebut Perang Dunia III. Dalam skenario mereka, perang ini akan dipicu oleh perang  massal Arab-Israel, yang kemudian menyeret seluruh dunia. Dunia akan hancur oleh perang dasyat ini, dimana terdapat begitu banyak darah dan korban jiwa, kelangkaan pangan dan bahaya kelaparan, ancaman wabah penyakit menular, kota-kota yang hancur, sistem sosial yang rusak, ancaman anarkisme, perekonomian dan sistem mata uang yang ambruk, pasar saham yang jatuh ke titik nadir, krisis energi (BBM), kemerosotan moral dan keambrukan sistem agama. Dalam keadaan dunia yang loyo, letih dan tanpa harapan itu, jaringan antikristus NWO akan keluar dari balik layar dimana selama ini mereka bersembunyi dan naik ke panggung, menawarkan perdamaian global, serta Tatanan Dunia Baru, dalam segala segi, yang akan diterima seluruh dunia.


Tetapi masa damai itu adalah semu, hanya bersifat politik dan militer di atas permukaan. Sebab meskipun tidak ada peperangan antar negara lagi, tetapi ada pemaksaan terhadap penduduk setiap negeri untuk menerima sistem ekonomi baru, sistem 666, yang disepakati itu. Bagi mereka yang menolak, akan mendapat aniaya dan teror dari aparat hukum. Golongan penolak ini kebanyakan umat kristen -kita- dan sebagian orang lain karena alasan berbeda-beda. Artinya, meski damai tanpa perang, kita tetap menerima aniaya tersendiri. Sebagian dari kita akan menyerah dan menerima tanda itu karena takut mati, sebagian akan ditangkap, sebagian akan mati dibunuh, dan sebagian akan lolos. Dari yang lolos itu, sebagian besar akan mengungsi ke daerah-daerah terpencil yang jauh dari kantor polisi dan militer. Yang jelas, saat itu belum terjadi pengangkatan.

Karena kita tidak dapat lagi membeli beras atau makanan dari toko, minyak tanah, gas, minyak goreng, dan semua produk yang selama ini kita peroleh dengan mudah di warung (sebab saat itu semua mata uang akan dihapus, sehingga lembaran-lembaran rupiah di tangan kita sebanyak apapun itu dtidak laku lagi), kita pasti -menurut dugaan saya- mau tidak mau akan membuka ladang dan bercocok tanam di kampung-kampung persembunyian. Hampir semua kita akan menjadi peladang, baik kita yang hari ini kaya raya maupun yang miskin!

Kesibukan kita berikutnya saat itu ialah memberitakan Injil Yesus, sebab di tengah-tengah kita juga akan terdapat pelarian orang-orang yang tidak mengenal Yesus dalam jumlah besar. Itu adalah masa penuaian besar. Hampir semua orang yang kita Injili akan percaya dan bersedia menionggalkan agama palsunya yang terbukti meleset dan tidak memberikan pengharapan. Kita akan sibuk untuk Tuhan! Maka persiapkanlah Alkitab anda sejak hari ini.

Mungkin di masa damai itu pulalah Bait Allah di Yerusalem selesai dibangun kembali. Dan ketika masanya sudah matang bagi Antikristus itu untuk dideklarasikan sebagai "Mesias Israel atau TUHAN" saat itulah kita, orang-orang kudus (sebab ada juga yang akan tertinggal karena ketidakkudusannya), diangkat ke awan di angkasa bertemu TUHAN yang asli, YESUS. Di bawah kita, di bumi, terjadilah penganiayaan dasyat terhadap umat manusia seperti yang belum pernah terjadi, terlebih kepada mereka yang tidak bersedia menyembah Antikristus dan patungnya sebagai ALLAH.

Jadi jangan anda menyangka bahwa kita akan terangkat ketika anda sedang berendam nikmat di kolam renang pribadi usai lelah menghitung berkat-berkat Tuhan hari ini. Jangan anda mengira bahwa keadaan latar belakang kita adalah aman-aman dan nyaman-nyaman saja. Akhir Zaman bukanlah hari yang nyaman bagi semua mahkluk di bumi. Saat itu kita akan mengalami aniaya dan berada dalam persembunyian-persembunyian, di dalam kota maupun di desa-desa. Dan sebagian besar dari kita akan sering berada di ladang untuk meninjau ubi atau kentang yang kita tanam untuk makanan, dan sebagian ibu-ibu akan selalu sibuk dibelakang rumah mengolah bahan makanan bagi keluarganya maupun pengungsi lainnya.

Dalam Matius 24 : 40-41 Yesus berkata:
Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.

Itu yang pertama. tetapi yang terutama, yang ingin saya ingatkan pada anda ialah ini: beberapa saat sebelum Perang Dunia III, kita di Indonesia mungkin akan mengalami pembantaian dan pembunuhan massal!

Mungkin berita ini jarang kita dengar, sebab selama ini yang selalu dibahas hanyalah masa penganiayaan diktator Antikristus saja. Hal itu wajar karena gereja Tuhan di Indonesia selama ini hanya mendengar ulasan-ulasan saudara kita di Barat. Memang di Barat, pembantaian massal yang saya sebutkan tadi tidak turut terjadi, sehingga tidak terlalu menjadi perhatian mereka. Penganiayaan mengerikan yang saya maksudkan itu hanya akan terjadi di seperempat belahan dunia, di kawasan yang kita sebut disini zona Hijau (hijau kuning, atau hijau pucat).

Apa itu zona Hijau Kuning?

Wahyu 6 : 7-8 menubuatkan demikian:
“Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk yang keempat berkata: “Mari!” Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi.”

Nubuatan ini jarang kita bicarakan mungkin karena tidak mencakup seluruh bumi sehingga kita belum pernah terpikir untuk menyelidiki belahan dunia mana yang termasuk seperempat itu.  Tapi saya meyakini benar dengan segenap akal sehat dan perasaan saya, zona Hijau Kuning tersebut ialah negeri-negeri Arab dan Islam, yang membentang mulai dari samudra Hindia sampai Asia Tengah, dan mulai dari Afrika Barat sampai kepulauan Indonesia. Kalau anda menandainya di peta, anda akan melihat bahwa zona itu persis seperempat bumi. Demikian juga jumlah populasi umat Islam dewasa ini diduga sekitar 1,5 miliar jiwa, persis seperempat dari  jumlah populasi umat manusia yang ditaksir mencapai 6 miliar jiwa!
Apakah fakta-fakta itu sekedar kebetulan? Mungkin kita bisa berkata populasi dunia Tionghoa juga berjumlah seperempat, jadi bisa saja nubuat itu tentang mereka. Tetapi bukanlah suatu kebetulan bahwa komunitas yang identik dengan warna hijau hanyalah dunia Arab/Islam. Jangan tanyakan mengapa kitab Wahyu sudah menyingkapkan warna hijau Islam, jauh-jauh hari sebelum Islam sendiri muncul. Alkitab itu perkataan Allah, dan pengetahuan Allah akan masa depan tidak pernah meleset! 

Berikutnya, perhatikanlah dengan seksama apa yang sekarang sedang terjadi di dunia Arab. Mengertikah anda apa sesungguhnya yang sedang berlangsung?

Di atas telah saya sebutkan bahwa dalam skenario NWO, Perang Dunia III akan dipicu oleh perang  massal Arab-Israel, yang kemudian menyeret seluruh dunia. Saudara boleh menyelidikinya sendiri di kedalaman samudra internet. Silakan anda ketik nama Albert Pike di mesin pencari google dan selanjutnya menyelami masalah ini lebih mendalam. Pike adalah “nabi” terbesar bagi seluruh komunitas Luciferian, komunitas rahasia yang sekarang ini menguasai dunia dari seluruh penjuru.

Dalam membuka jalan menuju perang Arab-Israel, maka pemerintah-pemerintah Arab yang sekarang harus dirubuhkan. Mengapa? Sebab para pemimpin Arab yang ada sekarang, baik para raja maupun presiden, semuanya adalah tokoh-tokoh kategori moderat, yang bersekutu dengan Barat serta menaruh hormat pada AS, berpikir modern, berpendidikan dan berbudaya barat atau paling tidak bergaya kapitalis Barat, serta berkepala dingin. Mereka adalah orang-orang baik yang lebih memperjuangkan stabilitas negeri, ketenangan regional, pertumbuhan ekonomi dan investasi,  serta kesejahteraan negara. Perang adalah hal yang sangat dijauhi tipe para pemimpin seperti ini. Alangkah mustahilnya Arab  dapat mengambil keputusan bersama untuk berperang habis-habisan melawan Israel jika masih dipimpin oleh mereka.  

Untuk itulah rentetan revolusi rakyat meletus di dunia Arab hari ini. Dan saya sangat percaya, semuanya ini tidak murni lahir dari keinginan rakyat demonstran itu sendiri, melainkan buah dari campur tangan intelijen asing yang berdiri di belakang para pemimpin oposisi dan media lokal, yang ditunggangi untuk melemparkan hasutan-hasutan api kebencian ke tengah-tengah rakyat awam.

Menurut sumber-sumber bawah tanah di internet (memang berita-berita semacam ini tidak akan kita temui dari media-media resmi sebab seluruh media resmi di dunia itu milik jaringan NWO) rentetan revolusi ini masih akan terus berlanjut hingga tahun depan, yang akan menggulung seluruh negeri Arab dan Islam, dan menurut dugaan saya, juga akan sampai ke Indonesia. Sebagai dampaknya, akan terjadi krisis minyak yang sangat hebat pada tahun 2012, menembus angka di atas 200 dollar per barel, yang akhirnya akan merubuhkan secara total mata uang dollar. Keruntuhan dollar AS yang hari ini menjadi alat bayar utama perdagangan internasional, seperti efek keruntuhan domino, akan juga menggulung semua mata uang dunia. Itu berarti kehancuran ekonomi global!

Singkatnya, akhir dari revolusi-revolusi ini ialah jatuhnya pemerintahan-pemerintahan Arab ke tangan golongan Islam garis keras yang sangat anti Israel dan AS, yaitu kekuatan-kekuatan oposisi yang selama ini kerab kita temukan unjuk rasa di jalanan dengan teriakan-teriakan: “Ganyang Zionis! Habisi Israel! Bunuh kaum salib! Kafirun, antek-antek Jahudi!”

Mereka adalah kelompok-kelompok yang tidak peduli pada sistem kapitalisme, tidak peduli pada pertumbuhan ekonomi, tidak peduli hukum-hukum internasional, dan yang sejak lama hanya bermimpi tentang kebangkitan Kalifah Islam.

Kebijakan luar negeri mereka hanya satu: membombardir Israel,membasmi Yahudi, dan menyerahkan negeri itu ke tangan Palestina.  Dan kebijakan dalam negeri mereka juga hanya satu: mengislamkan seluruh penduduk!

 Alkitab berkata: mereka akan membunuh dengan pedang!

Keluarga-keluarga Kristen–kita- dan non-islam lainnya akan didatangi gerombolan massa brutal semacam FPI atau Laskar Jihad, meletakkan pedang di leher kita dan memaksa kita untuk menjadi Islam.  Banyak yang akan murtad karena kengerian itu, banyak pula yang akan dibunuh.

Saudaraku dalam kasih Yesus…
Mungkin setelah ini saya akan mendapatkan beberapa kecaman dari antara saudara, yang menganggap tulisan ini mengerikan dan tidak membangun. Mungkin ada yang akan menegur dan mengingatkan bahwa kita semua akan baik-baik saja, aman terlindung didalam  Yesus yang sangat mengasihi kita, tidak ada darah kita yang akan menetes, serta kita akan terangkat dalam keadaan nyaman penuh sejahtera.

Tentu secara ego daging, saya juga berharap seperti itulah maunya yang terjadi. Tetapi saya mau berkata bahwa salib dan aniaya adalah karunia bagi kita, sebab kita dihitung layak menderita oleh nama Yesus. Aniaya terhadap kita tidak boleh kita hitung sebagai kutuk, atau bertentangan dengan janji kasih dan penyertaan Tuhan. Kurangkah kasih dan perlindungan Tuhan atas Petrus dan para rasul serta seluruh jemaat purba? Tapi mengapa Stefanus harus mati dirajam, Yakobus digoreng, Thomas dipakukan kebumi, Paulus dibunuh, Petrus disalibkan terbalik, serta jemaat menjadi mangsa singa-singa dalam tontonan di stadion-stadion bahkan pula menjadi bahan bakar tiang-tiang penerang jalan dengan cara ditusuk seperti sate dengan begitu mengerikan?

Agaknya gambaran pengangkatan dalam suasana aman terlindung sebagaimana yang selama ini kita bayangkan berasal dari kehendak daging kita yang manja dan kelebihan gula daripada berasal dari keterangan Alkitab.  

Alkitab justru berkata bahwa Kristus akan datang setelah jemaat yang mati martir genap jumlahnya. Yesus tidak pernah berjanji bahwa hidup kita di dunia akan bebas dari aniaya. Keselamatan yang Ia janjikan bukanlah keselamatan di bumi dalam tubuh daging kita sekarang, tapi keselamatan di surga kekal.

Jikalau Tuhan kita mengizinkan aniaya terjadi atas kita, tentu itu akan terjadi. Dan jika aniaya itu telah dinubuatkanNya dalam Alkitab, itu artinya Tuhan ijinkan terjadi, dengan atau tanpa kerelaan kita. Yang Tuhan katakan ialah barangsiapa bertahan hingga kesudahan nyawanya, ia akan selamat. Alkitab tidak pernah berkata bahwa kita semua akan diangkat dalam keadaan hidup. Tetapi berita baiknya ialah,  bahwa kita yang mati oleh aniaya, akan dibangkitkan terlebih dahulu, dan kemudian diangkat bersama-sama dengan kita yang masih tinggal bernyawa.

Dalam Wahyu 13 : 10, Tuhan kita berkata:
“Barangsiapa ditentukan untuk ditawan, ia akan ditawan; barangsiapa ditentukan untuk dibunuh dengan pedang, ia harus dibunuh dengan pedang. Yang penting di sini ialah KETABAHAN dan IMAN orang-orang kudus.”

Saudaraku…
Mengenai aniaya di zona Hijau Kuning  seperti yang saya tuliskan disini, harus saya tegaskan bukanlah saya terima sebagai wahyu langsung dari Roh Kudus. Ini sepenuhnya berasal dari hikmat, akal budi, dan dorongan dari apa yang saya baca dan ketahui. Saya tidak sedang bernubuat –sebab nubuat berasal dari pernyataan langsung TUHAN dan kebenarannya absolut-, atau meramal –sebab ramalan bersumber dari alam gaib yang terlarang bagi kita-, melainkan sedang membuat hipotesa, yang berasal dari perhitungan atas fakta-fakta dan konfirmasi terhadap apa yang tertulis dalam Alkitab.

Karena ini hipotesa, tentu bisa saja salah. Lagipula semua skenario jaringan antikristus NWO adalah agenda yang sangat mereka rahasiakan dan tidak dipublikasikan. Para peneliti hanya mendapatkan kepingan-kepingannya saja, dengan mengumpulkan dan merangkai dari sumber-sumber rahasia disana-sini. Jadi mengenai Rencana PerangArab-Israel, terdapat beberapa versi. Ada kemungkinan AS, Barat dan Israel akan lebih dulu melakukan serangan ke suatu Negara Islam sebagai provokasi, ada pula kemungkinan revolusi Arab-Islam ini selesai dulu sampai akhirnya mereka sendiri yang lebih dulu menyerbu Israel. Juga apakah perang itu akan dimulai tahun ini, tahun depan, atau tahun berapa, saya tidak dapat memastikannya kepada diri saya, apalagi kepada anda.  Saya hanya membaca bahwa perang itu mereka agendakan tahun depan, 2012. Biarlah kita lihat saja apa yang akan terjadi, sambil bersiap-siap di dalam Tuhan.

Dan apapun yang mereka rencanakan, yang pasti nubuatan Allah kita mengenai  penganiayaan di zona Hijau Kuning  seperti yang tertulis di Wahyu 6 : 7-8 akan digenapi, sebab hal itu telah tercatat, dan dalam waktu dekat bahkan sudah di depan mata!  

Saya berharap Indonesia, negeri tempat tinggal kita ini, tidak masuk ke dalam zona Hijau Kuning tersebut. Tetapi nampaknya harapan saya itu sia-sia, sebab sebagai bangsa dengan umat Islam terbesar di dunia, Indonesia tidak mungkin tidak bergolak dengan apa yang terjadi di negeri saudara muslim mereka. Lagipula jika Indonesia tidak terlibat, syarat seperempat bumi sebagaimana yang digambarkan Wahyu 6 : 7-8 jadi tidak terpenuhi.

 Juga saya berharap, Penunggang kuda Hijau Kuning itu bahkan tidak berbicara mengenai negeri-negeri Islam. Sayangnya, segala fakta terlalu kait mengkait, dan terlebih lagi beberapa waktu yang lalu, di Tahrir Square, Mesir, di tengah-tengah anarkisme revolusi tersebut, dengan jelas tertangkap kamera beberapa TV termasuk CNN penampakan sesosok penunggang kuda hijau kuning, yang sekarang sedang dibicarakan orang dimana-mana. Saya berharap anda sendiri dapat menyaksikannya sebab cuplikannya sudah banyak ditayangkan di youtube.com. Sebelum situs-situs tersebut diblokir, silakan anda ketik “penampakan penunggang kuda hijau kuning” di situs Youtube.

Bagimanapun, penampakan itu saya yakin adalah tanda peringatan dari Yesus kepada kita untuk bersiap-siap, yang sekaligus semakin menyakinkan saya bahwa Meterai Keempat (Wahyu 6 : 7-8) sudah dibuka, dan zona penunggang kuda Hijau Kuning itu ialah benar mengenai dunia Arab/Islam! 
Saya menuliskan hal ini kepada anda bukan karena berniat membuat anda takut. Sebaliknya, karena saya ingin semakin banyak di antara kita yang menjadi tahu dan sadar.

Sejujurnya saya gelisah dalam menulis artikel ini. Gelisah karena di satu pihak, fakta demi fakta yang saling mendukung dan kait mengait tersebut terus memenuhi pikiran saya, yang mendorong-dorong saya untuk bercerita kepada sebanyak-banyaknya saudara saya, anak-anak Allah, agar mereka tahu, sadar dan mempersiapkan dirinya. Di pihak lain, saya kawatir bahwa tulisan saya ini akan  melahirkan keguncangan, reaksi-reaksi berlebihan dari umat Tuhan. Saya tidak bermaksud menimbulkan heboh apalagi sensasi.

Akhirnya saya putuskan menuliskannya pada anda, disini, dengan keyakinan bahwa hal ini memang bermanfaat bila anda ketahui. Soal ulasan ini benar atau keliru, biarlah waktu nanti yang menjadi saksi. Yang penting bagi saya, saya menulisnya dengan niat yang tulus serta didorong kasih persaudaraan saya terhadap anda semua. Silakan  anda baca, print, fotocopy, selidiki dan uji sendiri. Jika anda menemukan kebenaran disini, maka persiapkanlah diri anda di dalam Tuhan, sebab itu berarti kita sedang diambang pembunuhan massal. Jika anda menganggap saya keliru,  sejak hari ini saya sampaikan permohonan maaf kepada saudara.

Satu-satunya pesan dari saya sebagai saudaramu ialah: yakinlah bahwa akhir dari peradaban dunia ini sudah sangat dekat, sudah di depan mata. Bangkitlah dari kemalasan rohani, bertekunlah dalam doa dan ibadahmu-berdoa jugalah untuk seluruh gereja agar sadar dan bangkit, bangunlah imandan ketabahan anda –sebab hal ini sangat kita perlukan kelak, jagalah supaya anda tidak mudah kecewa pada Yesus apapun yang diijinkan terjadi pada anda, bertumbuhlah dalam kedewasaan rohani dan kesadaran akan dasyatnya kuasa nama Yesus kita, bertahanlah dalam kehidupan yang kudus-sebab kekudusan akan menentukan kelak anda turut diangkat atau tidak, dan lebih jauh lagi, pergunakanlah sisa waktu yang sedikit ini untuk bersaksi, menjangkau jiwa-jiwa bagi Kristus Yesus, sebab hal itulah kelak yang akan menjadi ukuran mahkota kita di rumah BAPA.

Percayalah, Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkanmu, apapun yang ditentukan untuk terjadi atasmu. Dalam sengsaramu, Ia akan memberi kekuatan bagimu untuk memikul semua itu, dan jika engkau berhasil mencapai garis finish, engkau benar-benar akan melihat wajahNya, dan tempik sorak bala malaikat surga akan menyambut kepulanganmu, sebab Ia dinamakan IMMANUEL : Allah menyertai kita, sekarang dan selama-lamanya!
Haleluyah!   

KUASA TUHAN DI BONA LUMBAN

oleh Bao Panigoran pada 9 Februari 2011 pukul 11:19
https://www.facebook.com/notes/bao-panigoran/kuasa-tuhan-di-bona-lumban/499348473457


Shalom saudaraku, seluruh member grup Kesaksian Kristus yang terkasih.
Satu bulan lebih saya tidak muncul dalam tulisan kepada saudara semua. Saya sangat rindu dan sejujurnya sangat sedih.

saya tidak pernah melupakan saudara-saudara. Hampir setiap malam kepada Kristus saya ungkapkan kerinduan saya untuk menulis lagi kepada saudara, agar Ia tetap menghubungkan saya kepada isi hatiNya, sebab yang harus saya tuliskan ialah isi hati Yesus, bukan pikiran saya sendiri.

Tuhan melakukannya. Ada beberapa artikel yang telah saya ketik, tapi belum sempat saya posting kepada anda. Lagi-lagi persoalan saya ialah ketiadaan fasilitas. Maklumlah, secara sosial saya ini bukan siapa-siapa, amat-amat sederhana, (meskipun saya tak pernah berhenti bersyukur atas hidup saya).Jika anda bertemu saya, jangan-jangan anda akan segera merasa sedang berhadapan dengan seorang pria muda kampungan dari jaman 80-an. Selama ini saya hanya memakai komputer di kantor, itu pun bila tidak sedang dipakai bekerja. Kebetulan pula tugas utama saya memang di lapangan, jadi belakangan ini jarang bisa online. Ada beberapa kesempatan mengetik, tapi kadang persoalan yang muncul ialah buruknya jaringan. Serba berhalangan.

Ada beberapa surat dari teman-teman yang hendak konseling, dan saya belum sempat membalas. Kepada saudara-saudaraku yang mengirim surat, saya meminta maaf. Saya akan berusaha keras untuk membalas surat anda secepatnya. Doakanlah supaya saya tetap bisa online lebih sering. Amen.

Saya juga berterimakasih buat teman-teman pengurus lainnya, yang tetap aktif menulis selama saya pasif. Saya yakin kita semua tetap teguh didalam Tuhan. Yesus tidak pernah meninggalkan kita.

Saudaraku kekasih,
Kali ini saya hendak melaporkan apa yang Tuhan Yesus kerjakan dua malam ini (7-8 Februari 2011) di sebuah dusun kecil bernama Bona Lumban. Dusun ini terletak di pedalaman Tapanuli, cukup miskin dan tertinggal. Sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani, menderes karet atau berladang di balik hutan.

Beberapa hamba Tuhan dan saya mengadakan KKR kecil disana. Kebetulan ada sepasang muda yang sederhana, Brother Steve dan Emily istrinya dari Kanada, dengan "modal nekad" datang ke Indonesia khususnya ke daerah ini untuk Injil. Bayangkan saudara, saudara kita Steve ini masih begitu belia, baru berumur 23 tahun! Dia bukan pastor atau pendeta. Di kampung halamannya di Kanada sana ia bekerja hanya sebagai tukang bengkel. Di negerinya, ia bergabung dengan semacam organisasi pemuda untuk gerakan penginjilan (di Indonesia, saya mengenal organisasi sejenis bernama LPMI, mungkin ada di antara anda yang jadi anggota), dan Steve diutus kemari, tanpa bekal yang memadai kecuali iman.

Steve datang ke subuah gereja kecil, menceritakan maksudnya. Pak Pendeta disana segera menceritakan hal itu pada beberapa pendeta gereja kecil lainnya, terutama kepada seorang saudara bernama Veca Sonya Christata, seorang pendeta muda dari gereja kecil yang diurapi. Dan ajaibnya, Yesus mempertemukan saya dengan mereka sehingga saya boleh bergabung.

Malam pertama banyak mukzizat kesembuhan terjadi. Dan malam kedua, penduduk yang datang menjadi lebih ramai. Semua orang sakit datang ke hadapan Tuhan. Puji Tuhan, Yesus menunjukkan betapa Ia sangat mengasihi penduduk kampung yang miskin itu. Begitu banyak kesembuhan terjadi. Orang-orang berebutan naik ke panggung kecil untuk mempersaksikan kesembuhan mereka. Yang sakit jantung sembuh. Yang menderita sesak nafas mengaku telah bisa bernafas lega. Beberapa orang jompo yang tak bisa lagi berjalan tanpa dipapah, di atas panggung telah bisa menari-nari, bergoyang-goyang, sambil gerak jalan mengikuti irama lagu pujian. Yang tak bisa melihat lagi menjadi terang penglihatannya. Seorang nenek yang tuli terkekeh-kekeh di panggung menceritakan bahwa ia sudah bisa mendengar dengan tajam. Semua orang bersorak sorai memuji Yesus. Lebih seru lagi, ada dua wanita muslim berjilbab dengan tak malu-malu lagi meneriakkan bahwa Yesus telah menyembuhkan mereka. Salah seorang dari mereka yang lama tidak bisa membungkuk lagi akibat penyakit di tulang punggung, dengan semangat membungkuk berkali-kali memberitahukan kesembuhannya, sampai semua orang tertawa dan memuji Yesus.

Malam yang penuh sukacita. Meski acara telah usai, penduduk kampung itu belum juga mau beranjak dari lapangan. Mereka meminta agar lagu pujian kembali dinyanyikan. Dan kami pun dengan senang hati menuruti permintaan mereka. Mereka semua menari-nari di lapangan, sambil melambai-lambaikan tangan ke surga. Mata saya sampai berkaca-kaca. Alangkah hausnya orang-orang kampung pinggir hutan ini akan jamahan Tuhan. Nenek-nenek dengan kain sarungnya yang butut, ibu-ibu dengan daster lusuhnya, gadis-gadis remaja, kakek-kakek tua bahkan ada yang sudah pakai tongkat, sampai anak-anak kecil, semua bergirang menari-nari di lapangan, berkeliling dan berputar-putar, sambil bernyanyi memuji Yesus dan melambai-lambaikan tangan kepadaNya. Semua orang gembira. Semua tertawa ceria.

Hal yang begini belum pernah terjadi di desa mereka. Baru kali ini mereka melihat bahwa kuasa Yesus itu nyata, dan mereka begitu dipuaskan oleh sukacita.

Saya berterimakasih pada Brother Steve. Ia telah membuka mata kami bahwa menjadi penginjil itu tak usah harus sekolah pendeta dulu, tak usah harus lengkap dengan bekal uang dan fasilitas dulu, tak usah harus cakap teologia dulu, cukup modal keberanian, kemauan untuk pergi, serta iman yang sederhana bahwa Yesus pasti sertai dan cukupkan semua.

Selama ini kami jarang dan kesulitan mengadakan KKR Penginjilan karena kami selalu terbayang pada biaya sewa hotel, sewa gedung, sound system yang powerful, seragam para singer, panggung besar, biaya transportasi pendeta besar dari Jakarta, dan sebagainya yang sangat membutuhkan biaya raksasa. Pengalaman tadi malam memperlihatkan bahwa dengan biaya seadanya, keberanian dan iman sederhana sudah cukup untuk menjangkau jiwa-jiwa di pedalaman sana.

Saudara, berdoalah untuk kami juga. Kiranya kami dapat tetap bersatu dalam iman yang sederhana untuk terus menjangkau desa-desa pedalaman di daerah ini untuk Kerajaan Yesus. Kami juga akan segera merancang upaya-upaya terbaik dalam pemuridan dan penggembalaan terhadap jiwa-jiwa yang telah bertobat tersebut, agar mereka tidak kembali direnggut kuasa gelap yang menguasai desa mereka.

Saya juga dengan sukacita mengucapkan terimakasih kepada Brother Davy Hermanus di Bandung dari The Elijah Challenge Indonesia (Tantangan Elia), yang setahun lebih yang lalu datang ke daerah ini untuk mengajar dalam seminar sehingga kami berani meletakkan tangan atas orang sakit dengan iman yang berkuasa dan menyaksikan bagaimana Yesus menyembuhkan segala jenis penyakit dan kelemahan serta kuasa-kuasa gelap melalui iman anak-anakNya tersebut.

Jika saudara ingin dan terpanggil untuk menjangkau daerah saudara dengan Injil, saya menyarankan agar saudara mengundang seminar The Elijah Challenge untuk semakin meneguhkan anda akan kuasa Allah yang telah diberikan bagi semua anakNya yang memiliki iman. Bagi kemuliaan Bapa kita di surga, dan Yesus Kristus yang tidak lama lagi akan datang untuk mengumpulkan kita.

Immanuel!
Dia segera datang!